Bagaimana cara membuat pola sweater crewneck digital?
Cara membuat pola sweater crewneck di CLO3D dimulai dari data tubuh dan ukuran pakaian jadi, bukan dari menggambar bentuk yang tampak seperti sweater. Pola badan, armhole, set-in sleeve, neckband, cuff, dan hem band harus dibangun sebagai satu sistem jahitan. Setelah itu, sistem tersebut diuji dengan properti fisik bahan yang relevan, beberapa pose, seamline walking, serta sampel fisik. Untuk membandingkan set-in sleeve dengan seam leher-ke-ketiak, pelajari pola lengan raglan digital di CLO3D.
Dalam artikel ini, istilah sweater crewneck merujuk pada sweatshirt berbahan rajut yang dirakit dengan proses potong-jahit. Ini bukan sweater rajut tangan atau fully fashioned knitwear. Ini juga bukan hoodie: crewneck tidak memiliki hood, sedangkan konstruksi garis leher dan distribusi beban hoodie berbeda. Jika fokus Anda adalah hood, baca panduan cara membuat pola hoodie di CLO3D. Untuk konstruksi torso knit yang lebih ringan, artikel cara membuat pola kaos di CLO3D dapat menjadi pembanding. Untuk outer knit dengan bukaan penuh, button band, inner layer, dan saku, lanjutkan ke pola cardigan digital di CLO3D. Untuk knit top dengan kerah tinggi fold-over, neckline, dan uji gerak leher, lanjutkan ke pola turtleneck digital di CLO3D.

